Isolated Storage Setting pada Windows Phone

Karena lagi asik membuat Apps dengan Isolated Storage, saya buat lah tulisan ini (Iseng juga sih). Semoga bermanfaat.

Isolated Storage adalah fitur untuk dapat menyimpan data/informasi secara lokal di perangkat Windows Phone. Pada umumnya ada tiga cara untuk melakukan penyimpanan data secara lokal

  • IsolatedStorageSetting
  • Local Database
  • Dengan File dan Folder

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang opsi yang pertama, yaitu IsolatedStorageSetting. IsolatedStorageSetting bekerja dengan sistem key-value (Kata Kunci-Nilai). Maksudnya, setiap data yang disimpan dalam Windows Phone lewat IsolatedStorageSetting harus memiliki kunci/key untuk dapat mengakses datanya. Contohnya, untuk data dengan key “sound” nilainya adalah “true” atau “false“, bisa juga “on” atau “off“. Contoh lain, untuk data dengan key “volume” valuenya bisa 0-10. Jadi untuk menyimpan sebuah data menggunakan IsolatedStorageSetting, kita perlu membuat kata kunci agar bisa diakses nantinya.

Value/Nilai nya bisa berupa tipe data apa saja, bisa Integer, Boolean, Double, String atau Object buatan pun bisa disimpan. Namun perlu diingat bahwa menyimpan banyak Object pada IsolatedStorageSetting akan membuat waktu loading Aplikasi menjadi lama, beberapa sumber mengatakan bahwa lebih baik kalau menyimpan banyak Object di file XML.

Penggunaan IsolatedStorageSetting ini biasanya digunakan untuk mengingat setting/pengaturan/preferences. Seperti Music on atau off, Vibration dll.

Untuk menggunakan fungsi ini, anda harus memasukkan namespace di bawah ini ke dalam source code anda


Setelah kita memasukkan kode di atas, kita perlu membuat sebuah object yang berfungsi sebagai pengolah data di IsolatedStorageSetting tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan cara di bawah ini :

IsolatedStorageSettings settings = IsolatedStorageSettings.ApplicationSettings;

Object yang baru saja kita buat ini memiliki method untuk berurusan dengan Penyimpanan Data. Beberapa yang (menurut saya) penting di antaranya adalah :

  • .Add = Menambahkan data beserta kuncinya ke dalam IsolatedStorageSetting
  • .Clear = Menghapus semua data yang ada di IsolatedStorageSetting.
  • .Contains = Mengetahui apakah sebuah data dengan kata-kunci/key tertentu sudah ada di IsolatedStorageSettingatau belum.
  • .Remove = Menghapus sebuah data yang tersimpan di IsolatedStorageSettingdengan menyediakan sebuah kata-kunci/key.
  • .Save = Menyimpan data yang sudah ditambahkan ke IsolatedStorageSetting.

Source Code di bawah ini adalah sebuah Method yang berfungsi untuk menyimpan data pada IsolatedStorageSetting dengan menerima 2 parameter, yaitu Key, atau kata kunci yang berfungsi sebagai identitas data yang akan kita masukkan, dan value, data yang akan dimasukkan. Untuk Key, kita selalu menggunakan String, namun untuk value, kita menggunakan object.

Perlu anda ketahui, seperti yang sudah saya utarakan di atas, value dari IsolatedStorageSetting bisa tipe data apa saja, maka dari itu jika anda ingin membuat sebuah fungsi yang bisa meng-handle berbagai tipe data. Anda bisa menggunakan tipe data object atau Generic Method. Keterangan lebih lanjut bisa dilihat di : http://stackoverflow.com/questions/5886875/let-method-take-any-data-type-in-c-sharp


Peringatan : Selalu gunakan try-catch jika berurusan dengan IsolatedStorage (WindowsPhoneGeek.com)

Cara kerja Method di atas cukup jelas, pertama method itu mengecek apakah data dengan kata kunci yang kita inginkan sudah ada belum? (File Exists?) Kalau iya, maka hapus dulu data tersebut, karena kalau tidak akan menyebabkan Error pada saat runtime.

Lalu, kita tambahkan data baru dengan key dan value yang sudah ditentukan. Setelah itu di simpan (Save).

Untuk mengakses method ini anda hanya perlu memanggil :


Itu untuk yang menyimpan, bagaimana kalau mengambil data yang tersimpan?


Kode di atas merupakan sebuah method untuk mengambil data yang tersimpan, dengan memberikan kata kunci dan sebuah hasil cadangan. Maksud dari hasil cadangan adalah, ketika data dengan kata kunci yang dimaksud tidak ada, maka kita akan menggunakan hasil cadangan tersebut. Ini cara saya menggunakannya sih, anda bebas untuk memakainya atau tidak memakainya hehehe..

Pertama method tersebut mengecek apakah data dengan kata kunci yang dimaksud ada atau tidak, jika ada maka dia akan mengembalikan data yang tersimpan. Namun jika tidak ada, maka dia akan mengembalikan hasil cadangan (alternateValue)

Perlu diperhatikan bahwa return type dari fungsi tersebut adalah object. Jadi, ketika anda memanggil method tersebut anda harus menggunakan cast sesuai tipe data yang anda inginkan. Misalnya.


 

Angka 5 pada “volume” dan true pada “music” adalah value alternatif/hasil cadangan yang akan digunakan kalau di IsolatedStorageSetting belum terdapat data dengan kata kunci “volume” dan “music

Sekian dari saya. Maaf kalau berantakan hehehe, baru pertama kali nulis tutorial menyangkut Coding.

Ilmu jangan disimpan sendiri, bagikan ke teman-teman anda:

Comments

comments

Ahmad Fadli Basyari

Mahasiswa IT di President University. Memiliki hobi membuat aplikasi mobile, blogging dan menonton film.

1 Response

  1. December 25, 2012

    […] Saya Copas di Blog Juga :¬†IsolatedStorageSetting pada Windows Phone […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA *

[+] kaskus emoticons nartzco